News

Samudera di Bulan Saturnus Enceladus

Mungkinkah ada kehidupan di bulan Saturnus, Enceladus? Dunia es ini mungkin kecil (1/7 ukuran bulan kita), tetapi memiliki lautan air global di bawah kerak es terluarnya.

Faktanya, pesawat antariksa Cassini milik NASA menganalisis sebagian dari air itu dengan terbang melewatinya dan mengambil sampel gumpalan uap air bulan. Bulu-bulu itu berasal dari lautan di bawah dan meletus ke permukaan ke luar angkasa.

Hasil analisis menunjukkan bahwa lautan mungkin cocok untuk beberapa jenis kehidupan, setidaknya mikroba. Bulan lalu, NASA mengumumkan studi baru dari para peneliti di University of Washington yang semakin mendukung kemungkinan ini.

Ini menunjukkan bahwa lautan cukup basa (tidak terlalu asam) dan mungkin lebih layak huni daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Berkat Cassini, para ilmuwan sudah mengetahui bahwa lautan cukup asin, seperti lautan di planet kita. Bahkan ada bukti lubang hidrotermal di dasar laut Enceladus. Di Bumi, ventilasi semacam itu menyediakan panas dan nutrisi untuk berbagai macam organisme.

Enceladus menyimpan lautan di bawah kerak esnya yang menyemburkan gumpalan spektakuler dari celah di kutub selatan. Komposisi kepulan diukur oleh pesawat ruang angkasa Cassini, dan memberikan bukti kandungan gas laut, salinitas, pH, dan potensi kehidupan.

Ketika Cassini menganalisis semburan uap air, ditemukan bahwa semburan tersebut mengandung uap air, kristal es, garam, amonia, metana, dan berbagai molekul organik. Ini belum menjadi bukti kehidupan, tapi menggoda.

Lautan di Bumi saat ini memiliki pH rata-rata 8,1. Tujuh dianggap pH netral. Apa pun di bawahnya bersifat asam dan apa pun di atas bersifat basa (basa).

Jika lautan Enceladus tidak terlalu asam (cukup basa), itu pertanda baik untuk kemungkinan adanya kehidupan. Awal tahun ini, para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) juga melaporkan bahwa lautan juga tidak terlalu asin.

Lautan itu asin, seperti lautan di Bumi, tetapi terlalu banyak garam bisa berdampak buruk bagi organisme hidup. Studi lain dari tim ahli biologi pada tahun 2021 menunjukkan bahwa lautan Enceladus juga mengandung banyak metana.

Para ilmuwan belum tahu, tentu saja, apakah metana itu berasal dari biologis atau tidak, tetapi kemungkinan itu pasti ada.

Model lautan baru yang dibahas di sini, menunjukkan bahwa ada cukup karbon dioksida dan hidrogen di lautan untuk mendukung metanogen hidrogenotropik, mungkin bisa menjadi petunjuk?

Namun studi lain yang diumumkan pada tahun 2020 menunjukkan bahwa kompleksitas batin Enceladus baik untuk kehidupan. Studi yang bahkan lebih awal dari tahun 2019 menunjukkan bahwa lautan Enceladus juga merupakan usia ideal – satu miliar tahun – untuk mendukung kehidupan. Sangat menarik!

Misi Enceladus Orbilander yang diusulkan untuk akhir dekade berikutnya akan mencari kehidupan di bulan es Saturnus.

Sci-nature.com / ABC Flash Point News 2022.

Keluaran SDY https://redskop.com/ adalah salah satu pasaran togel yang sedia kan atau mengeluarkan hasil tercepat waktu ini. Sebab, Untuk beroleh keluaran totobet sdy para bettor hanya mesti menunggu sampai jam dua siang saja. Sehingga Bagi togellers yang mengidamkan dengan cepat meraih JP lebih pilih toto sdy sebagai pilihan utama. Hingga selagi ini, https://otakara7.com/ belum ada satu pun bursa togel online yang mengeluarkan hasil secepat totobet sdy.

Fungsi Data SDY Bagi Pemain Setia Toto SDY Dan Togel Sydney
Data SDY juga tidak https://zithromaxazithromycin.com/ kalah penting dari semua Keluaran sdy maupun result sdy. Sebab Seluruh Pengeluaran sdy nantinya akan terupdate dan tersimpan dalam Data Togel SDY. Sehingga bagi togellers yang idamkan lihat rekaman ulang hasil sdy sebagian saat lantas dapat mengaksesnya melalui Data Toto sdy. Sekedar informasi, Bahwasannya tabel selanjutnya telah menaruh lebih berasal dari ribuan hasil totobet sdy selama beberapa tahun lalu. Dan merupakan yang terlengkap di pada tabel lainnya.